Saat sedang mengandung 2 bulan, di waktu siang , ada kejutan manis dengan adanya bagi bagi Donat di kantor. Donat yang manis untuk dimakan saat perut lapar menjelang sore. Tetapi pada saat aku berkata tentang penampakan Donat yang dipilih teman sebelahku dan berkata “Ihh, donatnya mirip bapak tua berambut botak”, tiba tiba seseorang menegurku “ Ce, jangan bilang hal hal jelek waktu hamil”. Spontan aku kaget. Hal jelek? Menyindir donat juga dikategorikan sebagai hal jelek? Dia menambahkan “Ga boleh berprilaku jelek”
Kemudian aku membantah “ Ga kok, itu mitos, kalau memang ga boleh melakukan hatl yang jelek jelek brarti aku ya ga boleh bekerja di bidang ini?” . Balasnya, “Ya, diminimalisir”
Ketika aku terdiam sebentar , tersadar, bahwa banyak sekali sifat buruk yang timbul karena bekerja ditempat ini. Mulai mengumpat, mengejek orang, dan berperilaku kasar. Memang kebiasaan jelek susah dirubah, tetapi apakah hal tersebut mungkin untuk dihentikan? Bisa…. Dan jangan tanya aku bagaimana caranya, karena bukan hanya mulutku yang berhenti bicara atas segala perbuatan buruk tapi ideku, pikiranku, dan tentunya tidak ada lagi bantuan terhadap hal buruk. Sory, aku membuang semua hal negatif seperti saranmu yang akan memperingan stress ku. Aku tidak akan ikut ikutan lho
Permainan dimulai…..
Ketika hal ini tertulisa dalam blogku, masih banyak kata kata kasar yang diucapkan, dengan bahasa binatang yang dikeluarkan oleh yang lainnya, seperti “A…..” , dimana binatang itu sendiri tidak pernah mengejek manusia.













