Ketika Baby Sitter Makan Malam “PapperLunch”

Well, jam menunjukan pukul enam tiga puluh malam ketika aku sampai di Mall. Lembur meeting hingga sore berakibat lyn yang biasa aku naik sudah tidak beroperasional. Akhirnya mencari cara bagaimana bisa sampai di rumah tanpa ongkos :p. Teman kantorku yang jadi korban. Dia dengan merasa kasihan terhadapku yang lagi menyandang status “Bumil” akhirnya dengan sukarela (atau terpaksa?) mau mengantarkan ku ke Mall dekat rumah dan nanti suamiku menyusul kesana.
Perjalanan ga semulus harapan, eh ditengah tengah malah hujan. Yang seharusnya aku beromantis ria dengan suamiku malah “beromantis ria”(ga pakai helm lagi) dengan teman kantorku yang ehmmm… rada “aneh” orangnya. Hahahahhaa. (Akhirnya berhenti tertawa setelah menyadari bahwa ibu hamil dilarang berkata buruk terhadap orang lain). Meskipun rada “aneh” tapi anaknya baik kok. Sapa yang mau mendaftarkan diri….. Masih single lho, punya keahlian make-up, tata rambut, nyanyi,dll ( sepertinya bakal tertebak anehnya kaya apa?)
Sampai di Mall untungnya tidak terlalu basah kuyup, langsung meluncur ke food court (semoga ga masuk angin…). Pilih tempat duduk bernuasa pantai dengan hiasan pohon-pohon kelapa supaya tetap nyaman menunggu. Lirik sana lirik sini mencari objek foto untuk bahan tulisan di blog, sambil menunggu suami datang. Berpikir juga mau pesan makanan apa nantinya ? 
Sudah satu setengah jam suami ga datang-datang. Lamanya… mulai sedikit menggerutu. Tau sendiri kan, ibu hamil itu paling ga bisa telat makan, maunya kalau bisa makan terus tanpa berhenti. Tetapi, demi menghargai suami (alibi supaya ditraktir suami😛 ) ya apa boleh buat, akhirnya menahan diri. Ditengah-tengah penderitaan, akhirnya ada objek foto yang menarik sekaligus menjengkelkan.
Bagaimana tidak menarik, ketika melihat baby sitter pesan makan di papper lunch. Itu lho restaurant menjual steak yang harganya paling murah 60ribu. Nah, pertama aku menyangka dia membeli steak itu untuk anak majikannya, tetapi, setelah dia duduk di kursi meja sebelahku, dan….. inilah bagian yang menyebalkannya…. si baby sitter itu menyantap steak papper lunch. OMG!!!! Dan yang paling aneh, anak majikannya hanya dikasih semangkuk kecil steak. Hahahhahaha.

IMG-20130703-00475

Entah itu jatah makan malam si baby sitter atau bukan. Dan tidak lama kemudian, datanglah sang majikan, yang sikapnya biasa-biasa dan membawa pula nampan berisi papper lunch miliknya. Yaelah…. Enaknya… Makan enak di depan ku. Perasaan seumur-umur aku belumm pernah mencoba makanan dari paper lunch yang terkenal mahal itu.

Catatan penting : Hidup itu mudah bagi orang kaya “yang tidak pelit” dan hidup itu tidak mudah bagi orang yang “apes”.
Mau tau aku makan apa setelah suami datang ? Chubo-chubo yang harganya cuman 1/3 menu papper lunch. Nasibku…. seperti gambar wajah di kopi siang hari (Ibu hamil yang coffee junkie)

IMG-20130624-00460

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s