Halal vs Haram

Suatu hari waktu aku nonton berita “gosip” di tv tiba tiba ada seorang Ustad yang berkata ” cerai itu halal, tapi dibenci oleh Allah”, Whatssss?? Dalam hati aku merenung, siapakah yang menentukan halal dan haramnya suatu perbuatan? Bukan Allah? Yang dibenci Allah belum tentu haram?

Aku hanya bisa berpandang-pandangan dengan suami sambil memasang mimik bingung. Yah.. Mau bagaimana lagi, jika diteruskan, rumah tangga jadi lebih hancur lagi. Ketidakcocokan sifat dan pribadi menyebabkan keluarga menjadi berantakan, bertabur air mata, dan berakhir perceraian. Eh tapi apakah dalam pernikahan kita mencari pasangan yang cocok? Sampai dunia kiamat pun tidak akan mendapatkan pasangan yang cocok. Emangnya pasangan itu layaknya main memory card… Sama.. Menang? Cari pasangan sebaiknya yang bisa melengkapi kekurangan masing masing, mendukung kelebihan, dan mau terus bersama diwaktu suka dan duka. Cieeee…. Kalau ga percaya, coba aja cari pasangan seperti itu.. 100% awet sampai tua.

Lha bagaimana caranya mencari pasangan seperti itu? Pas mau menikah ya dipikir sifat pasangannya seperti itu, eh ternyata hanya tipuan, saat mengucapkan janji nikah aja. Ya sebenarnya mudah banget, sebelum menikah coba melakukan sesuatu yang dibenci pasangan tapi kita suka melakukannya dan lihat saja bagaimana reaksinya. Kalau dia benar benar cocok sama kita, dia akan menegur baik baik dan melakukan sesuatu untuk memperbaiki.🙂

Suami istri itu harus menjadi satu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s